Peran stakeholder dalam Institusi Pemerintahan dan Swasta

Definisi stakeholders dalam lingkup institusi pemerintahan dan swasta memiliki arti yang berbeda. Namun, dengan tujuan tertentu yang keduanya terlibat dalam pencapaian tujuan tersebut, keduanya bisa diartikan sebagai bagian dari stakeholders itu sendiri.

Munculnya istilah stakeholder pertama kali diawali oleh Standorf Research Institute (RSI) pada tahun 1963 yang dilakukan oleh peneliti bernama Freeman. Freeman mengembangkan eksposisi teoritis mengenai pemaknaan stakeholder pada tahun 1984 dalam karyanya “Strategic Management A Stakeholder Approach”. 

Selanjutnya, mengutip kutipan dari Freeman yang mengatakan stakeholder adalah“Any group or individual who can affect or be affected by the achievement of an organization’s objective”. Terjemahnya dalam bahasa Indonesia, stakeholder merupakan sekelompok maupun individu yang dapat dipengaruhi atau mempengaruhi oleh proses pencapaian tujuan dalam sebuah organisasi.

supplier, analis dan pihak lain). Karena dalam kenyataannya, keberlangsungan aktivitas perusahaan tergantung pada dukungan stakeholder. Jika perusahaan semakin powerful stakeholdernya, semakin besar pula usaha perusahaan untuk beradaptasi terhadap dinamika ekonomi, sehingga perusahaan tetap mampu untuk survive.

Terdapat empat tanggung jawab yang harus diemban oleh stakeholders sebuah perusahaan, yaitu tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Keberlanjutan (sustainability), Peduli Lingkungan (Environmental Respect), dan Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance).

Kewenangan stakeholder adalah untuk memengaruhi pemakaian sumber-sumber ekonomi yang digunakan oleh perusahaan. Oleh karena itu, kekuatan stakeholder ditentukan oleh besar kecilnya sumber ekonomi tersebut. 

Stakeholders memiliki kewenangan untuk membatasi pemakaian sumber ekonomi yang terbatas (modal dan tenaga kerja), akses terhadap media yang berpengaruh, maupun kewenangan untuk mengatur perusahaan. Sehingga disinilah perlunya peran perusahaan dalam memilih stakeholder yang dilihat penting, dan mengambil tindakan yang dapat mewujudkan hubungan harmonis antara perusahaan dengan stakeholder-nya.

Posting Komentar untuk "Peran stakeholder dalam Institusi Pemerintahan dan Swasta"