Tidak hanya digunakan sebagai bahan penutup dan pengerasan permukaan tanah, paving block memiliki banyak keuntungan atau manfaat, salah satunya adalah menambah nilai estetika pada pelataran rumah atau area permukaan tanah yang lain.
Saat ini telah banyak ditemukan alternatif material pengganti pada pembuatan paving block. Alternatif material bahan tambahan pembuatan paving block tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas properti dari paving, mengurangi biaya material, dan mencegah kerusakan lingkungan, misalnya abu layang (fly ash).
perkerasan jalan, seperti trotoar, areal parkiran, jalanan perumahan atau komplek perumahan, areal pelabuhan, taman, dan lain-lain. Kemudahan dalam hal pemasangan dan perawatan paving block serta memiliki variasi bentuk dan warna yang beragam sehingga paving block banyak disukai oleh konsumen. Penggunaan paving block memiliki beberapa keuntungan dan keunggulan, yaitu :
Cara Pembuatan Paving BlockDalam pelaksanaan di lapangan biasanya paving block dibuat dengan bahan dasar semen, pasir, agregat (kerikil), dan air. Selain bahan dasar tersebut, pembuatan paving block dapat memakai bahan tambahan misalnya kapur, gips, tras, abu layang, abu sekam padi dan lain lain. Cara pembuatannya yaitu:
Ukuran dimensi paving block yang ada di pasaran 10,5 cm x 21 cm dengan ketebalan 6 cm, 8 cm, dan 10 cm. Perbandingan penggunaan bahan baku utama paving block antara semen dan pasir adalah 1 semen : 8 pasir. Kualitas dan mutu paving block ditentukan oleh mutu bahan dasar, bahan tambahan, proses pembuatan dan alat yang digunakan. Klasifikasi Paving Block Klasifikasi paving block (blok beton) dapat didasarkan atas bentuk, tebal, kekuatan, warna, dan cara pembuatannya. Berikut ini penjelasan klasifikasi tersebut : 1. Klasifikasi berdasarkan bentuk Bentuk paving block secara garis besar terbagi atas dua macam, yaitu paving block bentuk segi empat dan berbentuk segi banyak. garasi rumah dan lahan parkiran. Sesuai dengan namanya, paving block jenis ini diproduksi dengan cara dipress menggunakan mesin press hidrolik dengan kuat tekan diatas 300 kg/cm². Paving block press hidrolik ini masuk ke dalam kategori paving block dengan mutu beton kelas B-A (K 300-450). Paving block jenis ini dapat digunakan untuk keperluan non struktural maupun untuk keperluan struktural yang berfungsi untuk menahan beban yang berat, seperti yang telah dibangun pada: areal jalan lingkungan lahan pelataran terminal peti kemas di pelabuhan. |
Posting Komentar untuk "Keuntungan Paving Block, Cara Pembuatannya, dan Jenis Klasifikasinya"